;
Tampilkan postingan dengan label landfill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label landfill. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Februari 2013

Pipa HDPE Vertikal di TPST Bantar Gebang

Senin, 25 Februari 2013


Pipa HDPE Vertikal

Pipa High Density Poly Ethylene vertikal adalah pipa HDPE yang dipasang secara tegak lurus (vertikal) terhadap landfill dengan tujuan sebagai sumur gas methane. Pembuatan sumur gas methane ini menggunakan pipa dengan diameter 160mm dan 200mm. Setelah diuji berkali-kali ternyata pipa HDPE dengan OD 160mm PN 10 adalah yang paling cocok sebagai sumur gas methane.

Tehnik pemasangan pipa Vertikal adalah seperti kita melakukan pengeboran sumur. Digunakan tiang-tiang penyangga, kemudian mata bor menembus landfill. diulang berkali-kali karena mengebor landfill sangat sulit mengingat dindingnya mudah runtuh. Setelah cukup berlubang maka pipa HDPE OD 160mm di angkat tinggi-tinggi lalu dimasukkan seperti mata bor sebelumnya.

 

Jangan lupa untuk melubangi (perforated) pipa HDPE di kempat sisi sepanjang bagian bawah pipa. Lubang ini berfungsi untuk mengambil gas methane dari dinding landfill. Jarak lubang biasanya 10cm dan dikeempat sisi. Pipa berlubang disebut sebagai PIPA HDPE PERFORATED.

Susunan pipa Vertikal adalah dari paling atas, pipa OD 160mm tanpa lubang sepanjang 3m dan dilanjutkan dengan pipa OD 160mm perforated (berlubang) sepanjang kedalaman nya (biasanya 9m) jadi total panjang pipa vertikal sekitar 12m. 

Pipa vertikal akan terus menerus ditambah ketinggiannya agar tidak tenggelam bila ada sampah baru yang ditambah di landfill tersebut. Biasanya diberi tanda dengan bendera agar pipa vertikal HDPE tidak ditabrak dozer atau excavator.

 


WARGA TEHNIK MEKANIKA (WTM),
Tel.021 849 99 139, 849 99 361, 849 98 934
Fax. 021 849 98 927

I Made Juarsa
0818 929 714 (WA), 0812 9681 7230
imadejuarsa@gmail.com

 

I Made Juarsa - 21.26

Anggaran TPA Bantar Gebang

Untuk mengatasi masalah sampah di Jakarta, Pemprov DKI telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 800 miliar. Anggaran tersebut dipergunakan untuk pengelolaan sampah di Bantar Gebang Bekasi, pengerjaan pihak ketiga untuk angkut sampah dan gaji karyawan.

"Yang diajukan sekitar Rp 800 miliar tapi itu kan masih belum masuk ke kita," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Unu Nurdin di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/2).

Menurutnya, anggaran terbesar diserap untuk pengelolaan sampah di Bantar Gebang. Selain itu juga untuk gaji karyawan.

Sementara itu, produksi sampah di Ibu Kota tiap harinya sekitar 5.300-6.300 ton per hari. Adapun saat banjir kemarin terjadi penambahan sekitar 1.070 ton per hari.
Karena banyaknya sampah di Jakarta, terjadi penumpukan sampah di mana-mana. Hal ini diakui oleh Dinas Kebersihan karena truk pengangkut sampah masih kurang.

Saat ini, truk angkutan sampah ada sekitar 503, tapi usianya sekitar 10-20 tahun. "Memang ada keterlambatan, delay waktu ada. Hal ini karena masyarakat. Misalnya sampah diangkut jam 10 malam, tapi kalau masyarakatnya sekarang buang sampah tiap 1 jam sekali gimana," ujarnya.

Dia mengatakan, idealnya setiap kelurahan memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS). "Sehingga bermanfaat kan. Termasuk jalan juga kita selesaikan. Coba masyarakat tidak buang sampah sembarangan, buang sampah pada jadwalnya," jelasnya.

(mdk/has)

Dari cuplikan diatas jelas bahwa pemprov DKI serius dalam menangani sampah ibukota.  Diharapkan banjir yang diakibatkan oleh banyaknya sampah yang menyumbat sungai dan jalan air lainnya dapat segera diatasi. Masyarakat dihimbau untuk tidak buang sampah di kali.

Dengan anggaran sebesar itu, jika biogas landfill Bantar Gebang sudah jalan dengan sempurna akan dapat menekan anggaran. Hal ini dikarenakan, tempat pembuangan akhir Bantar gebang akan memiliki penghasilan bukan hanya dari pupuk sampah (kompos) melainkan juga dari listrik yang disuplai biogas landfill bantar gebang melalui PLN Bekasi.


 Dengan demikian lama kelamaan TPA Bantar Gebang mungkin tidak memerlukan anggaran pemprov lagi karena sudah merupakan penghasil anggaran..... kapan ya ?

Salam sukses,

WARGA TEHNIK MEKANIKA (WTM),
Tel.021 849 99 139, 849 99 361, 849 98 934
Fax. 021 849 98 927

I Made Juarsa
0818 929 714 (WA), 0812 9681 7230
imadejuarsa@gmail.com







 






I Made Juarsa - 19.23

Senin, 08 Maret 2010

PIPA HDPE DI BANTARGEBANG LANDFILL

Senin, 08 Maret 2010

 http://pipahdpe.blogspot.co.id



Di TPST Bantar Gebang saat ini sedang di bangun power plant dengan menggunakan gas methane yang dihasilkan oleh gunung sampah (landfill). Untuk menghasilkan gas methane yang banyak maka perlu dibuat drainase air sampah. Karena dengan adanya air sampah maka gas methane yang dihasilkan akan menurun. Sampah yang kering akan banyak menghasilkan gas methane.


 http://pipawavin.blogspot.co.id/2010/07/pipa-hdpe-pipa-pe-pipa-hdpe-wavin-black.html


Untuk drainase diperlukan pipa HDPE dalam jumlah besar. Pipa HDPE yang digunakan pada umumnya adalah SDR 21 PN 8 dengan diameter mulai dari 500mm, 400mm, 315mm, 200mm, 110mm dan 63mm. Untuk menjaring air, maka pipa HDPE perlu dilubangi (porforated).



https://gflanggeng.wordpress.com/pipa-hdpe/


Pipa HDPE porforated hanya digunakan untuk drainase dibawah landfill dan sumur gas. Konstruksi sumur gas adalah vertikal dengan menggunakan pipa 200mm. Sedangkan yang horizontal menggunakan pipa HDPE diameter 315mm.

http://pipa_pe.indonetwork.co.id/product/kontraktor-pemasangan-pipa-hdpe-1234176

Landfill yang bagus adalah yang kadar airnya rendah. Dengan demikian maka air harus dibuang keluar dari landfill. Kandungan air yang besar akan membunuh bakteri penghasil gas methane. Pipa HDPE dipilih karena merupakan satu-satunya pipa yang tahan hingga 50 tahun serta anti korosif (air sampah sangat korosif). Disamping itu pipa ini sangat lentur hingga beratus -ratus meter masih kuat di tarik untuk diletakkan pada posisi saluran drainase maupun pada jalur gas collection.
https://www.facebook.com/pipape100

Penyambungan pipa HDPE menggunakan BUTT FUSION WELDING MACHINE. Karena kebutuhannya banyak maka kami menurunkan 5 unit mesin. Diharapkan dengan banyaknya mesin dan tenaga ahli las HDPE maka proyek dapat diselesaikan lebih cepat.


http://pipahdpe.weebly.com/

Penggalian sumur gas (gas well) sangat sulit karena lahan yang digali adalah sampah yang penuh dengan plastik. Sehingga berkali-kali membuat mata bor nyangkut dan berhenti berputar.

http://hdpepipa.blogspot.co.id/2012/02/supplier-kontraktor-pipa-hdpe.html

Penyambungan pipa 315mm hampir mencapai beberapa Km. Tim harus solid dan yang pasti harus tahan bau sampah. Medan yang susah ini terkadang memerlukan personil yang lebih banyak dan berpengalaman.

http://distributorpipaair.jimdo.com/

Pembuatan gas well dengan pipa perforated 200mm harus disesuaikan dengan kedalaman galiannya. Rata-rata galian adalah 14 meter dari tinggi sampah. Dasar pipa HDPE untuk gas well harus dipasang DOP agar tdak masuk benda-banda lain yang tidak diinginkan.

http://kontraktorhdpe.blogspot.co.id/2010/12/pipa-pe-indonesia-ppi.html

Bentangan pipa HDPE sudah malang melintang, Designnya mirip sekali dengan susunan tulang ikan (Fish bone). Air yang banyak akan mengalir keluar dan gas methane semakin sempurna.


http://hdpeku.blogspot.co.id/p/blog-page.html

Pipa HDPE akan disambung dengan menggunakan mesin butt fusion GF yang sangat tangguh. Untuk keterangan lebih lanjut silakan hubungi:

WARGA TEHNIK MEKANIKA (WTM),
Tel.021 849 99 139, 849 99 361, 849 98 934
Fax. 021 849 98 927

I Made Juarsa
0818 929 714 (WA), 0812 9681 7230
imadejuarsa@gmail.com


http://jualpipahdpe.blogspot.co.id/






Dijual, Bisnis - Industri di Indonesia, Kalimantan Timur, Balikpapan. Tanggal Januari 26

I Made Juarsa - 05.45